Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/users/dimsum/www/id/wp-settings.php on line 267

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/users/dimsum/www/id/wp-settings.php on line 269

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/users/dimsum/www/id/wp-settings.php on line 270

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/users/dimsum/www/id/wp-settings.php on line 287

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/users/dimsum/www/id/wp-includes/cache.php on line 36

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/users/dimsum/www/id/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/users/dimsum/www/id/wp-includes/theme.php on line 540
water and sanitation » BANK DUNIA JADIKAN JATIM PILOT PROJECT
March
4th 2008
BANK DUNIA JADIKAN JATIM PILOT PROJECT

Posted under Home

Jawapost,(27022008) Denpasar- keberhasilan Jatim mengentas masalah sanitasi membuat Bank Dunia memberikan apresiasi. Tahun ini Jatim menjadi pilot project kegiatan perbaikan sanitasi di Indonesia. Dana USD 1,9 juta (Rp. 17,2 miliar dengan kurs Rp 9.100 per USD) akan dikucurkan Bank Dunia dari Bill and Melinda Gates Foundation untuk mendukung pelaksanaan program yang diberi nama sanitasi total dan pemasaran sanitasi (SToPS) tersebut.

Dana ini diberikan kepada 29 kabupaten di Jatim guna melakukan pengembangan dan pendekatan secara komperehensif terhadap program-progrm sanitasi.

Dipilihnya Jatim sebagai pilot project diharapkan memacu provinsi lain untuk mengembangkan program perbaikan sanitasi juga. “Jatim berhasil memperbaiki keadaan sanitasinya, padahal penduduknya kompleks. Kalau Jatim bisa berhasil,saya rasa provinsi lain dapat mengikutinya,”kata Almud Weitz, Regional Team Leader dari Water and sanitation Program di sela-sela kegitan lokakarya media di Hotel Sanur Bali Paradise Plaza.

Weitz menambahkan, sebelumnya program sanitasi berbasis lingkungan yang serupa dengan SToPS dilakukan di enam provinsi. Yakni Jatim, Jabar, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Jambi dan Nusa Tenggara Barat. “tapi, jatim di nilai paling bagus, makanya tahun ini program lanjutannya difokuskan dulu di Jatim,” katanya.

Sanitasi dianggap sebagai masalah yang sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kehidupan manusia. Direktur Penyehatan Lingkungan Dirjen Ppdan PL Departemen Kesehatan Wan Alkadiri menyatakan, setiap tahun sekitar 100 ribu anak meninggal karen diare. ” Penyebab utamanya adalah sanitasi yang buruk itu,” ujarnya

Selain itu, menurut hasil studi Asian Development Bank, setiap bulan setiap rumah tangga kehilangan Rp. 120 ribu akibat buruknya sarana sanitasi. ” Pemerintah belum benar-benar menjalankan regulasi pro-sanitasi. Sanksinya tidak tegas. Tidak seperti di Singapura,” ujarnya Oswar Mukasa. Kasubdir Persampahan dan Drainase Bappenas.

Masyarakat juga tidak banyak yang menjalankan sanitasi dengan baik. Berdasarkan Joint Monitoring Program WHO UNICEF, selama 30 tahun, akses terhadap sanitasi di pedesaan tetap pada angka 38 persen. Karena itulah, dunia menjadikan tahun ini sebagai tahun sanitasi.” Ini juga sebagai salah satu upaya meningkatkan kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap maalah sanitasi,” ujar Oswar.

Comments are closed.